• welcome 2019
  • Info TK 23

Selamat Datang di Website Resmi TK ISLAM AL MUHAJIR | Terima Kasih atas Kunjungannya.

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


TK ISLAM AL MUHAJIR

NPSN : 20254761

Komp.Masjid Al Muhajir, Margahayu Raya Barat Jalan Taman Jupiter Blok E II Bandung 40286


-

TLP : 0227535599


          

Banner

Jajak Pendapat

No Poles setup.

Statistik


Total Hits : 310221
Pengunjung : 125163
Hari ini : 11
Hits hari ini : 120
Member Online : 0
IP : 216.73.216.180
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Status Member

Anak Aman Bermain Kotor




Mungkin kebanyakan dari Mama merasa takut anak mengotori dan membuat rumah berantakkan. Tapi, tahukah Mama, bahwa ada baiknya, lho, membiarkan anak bermain kotor. Menurut penelitian Patil Hospital di India, sedikit kotor ternyata baik bagi anak-anak. Bemain pasir, mencoret-coret dengan kapur atau cat, dan memainkan adonan kue dapat membantu anak menjadi lebih kuat dan tahan penyakit. Sebaliknya, terlalu higienis justru dapat menurunkan daya tahan tubuh anak.

Selain itu, manfaat lain bila anak bermain kotor adalah dapat membantu meningkatkan fungsi kognitifnya, sekaligus juga mengurangi stres dan membantu anak lebih rileks. Anak akan merasa senang karena dibiarkan melakukan aktivitas yang ingin ia lakukan. Anak pun dapat mengenal berbagai macam tekstur, dan hal tersebut dapat membuat kepekaan indera perabanya semakin baik.

Jadi, jangan langsung marah ya, Ma,  saat anak asyik bermain kotor-kotoran. Agar lebih aman dan nyaman, berikut hal yang bisa Mama lakukan:

1.    Awasi saat anak bermain. Anak pasti tergoda ingin mencoba bereksperimen sendiri. Jangan dilarang tapi berikan aturan, misalnya, kapan boleh bermain kotor, dan ajarkan anak supaya selalu membersihkan diri setelah selesai bermain.

2.    Sediakan sarana berekspresi. Misal, sediakan cat atau krayon yang aman bagi anak untuk menggambar atau mencoret-coret, biarkan ia mewarnai kaus oblongnya dengan cat. Ajak ia wisata ke pantai dan membangun istana pasir, atau biarkan ia bermain dengan tepung di rumah.

3.    Pahami keinginan anak. Masa balita identik dengan dunia bermain. Bebaskan anak mengeksplorasi dunia di sekelilingnya. Biarkan anak memilih variasi permainan, dan ikutlah bermain bersamanya.

 

Sumber : http://www.parenting.co.id




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :





   Kembali ke Atas